Kominitas Pesantren

Posted: May 1, 2013 in Uncategorized

Komunitas pesantren tidak di ragukan lagi adalah bagian dari masyarakat sunni atau Ahl Sunnah wal- l- Jamaah (Aswaja) yang bisa di definisikan sebagai mayoritas Muslim yang menerima otoritas Sunnah Rasul dan seluruh generasi pertama (sahabat) serta keabsahan sejarah komunitas Muslim.

Faham sunni dalam konteks ini ditandai dengan kecenderungan orangv mengunakan Qur’an sunnah Nabi yang sebagai sumber utama yang menyelesaikan permasalahan debat ideologis serta untuk membimbing kehidupan mereka, buka sebaliknya mengunakan logika yang bisa mengalahkan otoritas sunnah seperti yang dilakukan orang mu’tazilah, atau melakukan pertumpahan darah sebagai mana tercermin dalam gerakan kaum khowarij dalam sejarah islam klasik untuk meraih tujuan.

Masyarakat sunni termasuk masyarakat pesantren, pada umumnya bebas dari fundamentalisme. Jamaah keagamaan mereka mempunyai ciri khas (1) tidak melawan penguasa atau pemerintah yang ada: (2) kekakuan dalam menegakkan kesatuan, teguh dan (3)kokoh menegakkan konsep jamaah, mayoritas, dengansupremasi sunni. dan layak di namai Ahl Sunnah wa l Jamaah: (4) tawasuth tengan-tengah antara dua kutub dan antara dua extrime “suatu komunitas normatif” kokoh dan teguh menegakkan prinsip-prinsip kebebasan spiritual dan memenuhi serta melaksanakan standart etik syariah.

Gambar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s